BeritaInfoJitu, Jakarta – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia resmi meluncurkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta. Peluncuran ini menandai dimulainya rangkaian promosi dan persiapan menuju pameran dagang internasional terbesar di Indonesia yang akan digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition BSD.
Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa TEI ke-41 menjadi momentum strategis untuk memperluas akses pasar ekspor nasional di tengah dinamika ekonomi global. Ia optimistis target transaksi USD 17,5 miliar atau sekitar Rp. 293,3 triliun dapat tercapai melalui peningkatan partisipasi pelaku usaha serta perluasan jangkauan buyer mancanegara.

“TEI ke-41 bukan sekadar pameran dagang, tetapi platform konkret untuk mempertemukan eksportir Indonesia dengan pembeli potensial dari seluruh dunia. Kami menargetkan transaksi sebesar USD 17,5 miliar sebagai wujud optimisme terhadap daya saing produk nasional,” ujar Mendag.
Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan menampilkan berbagai produk unggulan Indonesia, mulai dari sektor manufaktur, makanan dan minuman olahan, produk pertanian, furnitur, hingga kerajinan dan ekonomi kreatif. Selain pameran produk, agenda business matching, forum bisnis, serta penandatanganan nota kesepahaman juga akan menjadi bagian penting dalam rangkaian acara.
Kementerian Perdagangan juga akan menggencarkan promosi ke berbagai negara mitra dagang potensial di kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika. Optimalisasi peran perwakilan perdagangan di luar negeri disebut menjadi salah satu strategi utama untuk mendatangkan lebih banyak buyer internasional.
Mendag menambahkan bahwa digitalisasi dan platform perdagangan daring akan semakin diintegrasikan dalam TEI 2026 guna memperluas akses pelaku UMKM ke pasar global. Pemerintah menargetkan peningkatan partisipasi UMKM berorientasi ekspor dalam ajang tersebut.
Dengan target ambisius USD 17,5 miliar, TEI ke-41 diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra dagang strategis di pasar internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan kinerja ekspor.

Sebagai bagian dari ekosistem penyelenggara pameran nasional, PT Debindomulti Adhiswasti mendukung penuh pelaksanaan Trade Expo Indonesia ke-41 Tahun 2026 sebagai ajang strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global.
“Trade Expo Indonesia merupakan momentum penting untuk mempertemukan pelaku usaha nasional dengan buyer internasional, membuka akses pasar baru, serta mendorong peningkatan nilai ekspor nonmigas Indonesia. Kami meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan penyelenggara pameran akan menjadi kunci dalam menciptakan platform promosi yang efektif, terukur, dan berkelanjutan. Melalui penyelenggaraan tahun ini, kami berharap tercipta peluang transaksi yang signifikan, kemitraan jangka panjang, serta kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan daya saing produk Indonesia di pasar dunia” ujar Vibiadhi Swasti Pradana selaku Direktur Utama PT. Debindomulti Adhiswasti.
Dengan pengalaman panjang Trade Expo Indonesia yang telah memasuki penyelenggaraan ke-41, serta dukungan profesional dari PT. Debindomulti Adhiswasti, pemerintah optimistis TEI 2026 akan mencatatkan peningkatan nilai transaksi dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra dagang yang kompetitif dan terpercaya di pasar global. (ck, foto: ck)


















