BeritaInfoJitu, Jakarta — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menggelar kegiatan Sharing Session bertema “Penguatan Kapasitas Perempuan melalui Public Speaking dan Personal Branding” sebagai upaya mendorong peningkatan kompetensi anggota DWP dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era modern.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sarulla, Kementerian ESDM, dan menghadirkan Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, sebagai narasumber.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP), Acara diawali dengan sambutan dari Penasihat DWP KESDM, Sri Suparni Bahlil; Ketua DWP KESDM, Vina Erani; serta Ketua DWP Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Fransiska Maria F. Tabuni.

Penasihat DWP KESDM, Sri Suparni Bahlil, menekankan bahwa kemampuan berbicara didepan publik merupakan kompetensi penting bagi perempuan di berbagai situasi.
“Public speaking sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Semoga sharing session ini membuka ruang bagi kita semua untuk lebih percaya diri, lebih siap, dan lebih berani tampil sebagai perempuan yang menggerakkan perubahan,” ujar Sri Suparni Bahlil.
Ketua DWP KESDM, Vina Erani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi publik adalah keterampilan penting yang harus dimiliki perempuan, baik dalam mendukung peran sebagai pendamping ASN maupun sebagai individu yang aktif dalam kegiatan sosial masyarakat.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam kehidupan keluarga, organisasi, dan masyarakat. Karena itu, kemampuan berbicara di depan umum dan membangun citra diri yang positif menjadi bekal penting dalam memperkuat kontribusi kita di berbagai lini,” ujar Vina.
Selama sesi berlangsung, peserta diajak mempraktikkan teknik vokal, bahasa tubuh, penyusunan pesan, hingga simulasi penyampaian presentasi. Para peserta juga mendapatkan wawasan mengenai pentingnya personal branding untuk membangun citra yang profesional, berintegritas, dan mampu memberi dampak positif di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Fransiska Maria F. Tabuni menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir dan mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami mendapatkan banyak hal baru yang bermanfaat dan dapat kami bagikan kepada masyarakat. Saya percaya hal ini akan membawa dampak positif,” ujar Fransiska.
Sebagai narasumber, Dwi Anggia memaparkan pentingnya public speaking dan personal branding bagi peningkatan kapasitas diri, termasuk dalam konteks organisasi.
Menurutnya, kemampuan berbicara di depan publik bukan hanya terkait kelancaran, tetapi juga kemampuan menyampaikan pesan dengan jelas, membangun kredibilitas, serta meneguhkan profesionalitas.
Narasumber menekankan bahwa personal branding bukan sekadar soal penampilan, tetapi bagaimana seseorang menampilkan karakter, nilai, dan kompetensi sehingga dapat dipercaya dan dihormati.

Kegiatan Sharing Session ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Banyak anggota DWP mengaku lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus mengasah kemampuan public speaking dalam kegiatan organisasi maupun aktivitas sehari-hari.
Di akhir acara, pengurus DWP KESDM berharap pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari komitmen peningkatan kapasitas perempuan, sehingga anggota DWP dapat berperan aktif dalam mendukung profesionalisme dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian ESDM. (ck, foto dok. KESDM)


















