BeritaInfoJitu, Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kabupaten Fakfak bekerja sama dengan Lembaga Pusaka Indonesia menyelenggarakan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi ASN se-Kabupaten Fakfak. Kegiatan ini mengusung tema “Implementasi Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI)”.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi ASN dalam memahami serta mengimplementasikan sistem perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dengan platform digital nasional, yaitu SIPD RI yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Kegiatan Bimtek ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Drs. Ec. Sulaeman Uswanas, M.Si., yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas ASN sebagai garda terdepan pelaksana kebijakan dan pelayanan publik.
“ASN harus mampu beradaptasi dengan perubahan, khususnya dalam era digitalisasi pemerintahan saat ini. Melalui kegiatan bimbingan teknis seperti ini, diharapkan para peserta dapat memperluas wawasan, memperdalam pemahaman, dan menerapkan hasilnya dalam tugas sehari-hari di daerah. Selain itu, Bapak Bupati juga mendukung kegiatan ini guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel” ujar Sulaeman Uswanas dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Sekda Fakfak mengapresiasi inisiatif Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Fakfak yang menjadi penyelenggara kegiatan ini. Ia berharap, melalui bimtek tersebut, para ASN dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di unit kerja masing-masing.

Mewakili Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Fakfak, Muhammad Tahir Rumoning menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas ASN di era digital, khususnya dalam hal pemanfaatan teknologi informasi dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.
“Melalui Bimtek ini, saya berharap seluruh ASN Kabupaten Fakfak dapat memahami dan mengimplementasikan SIPD RI dengan baik. Aplikasi ini bukan hanya alat administrasi, tetapi juga sistem yang akan memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas perencanaan pembangunan daerah dan transformasi digital dalam sistem pemerintahan menuntut kita semua untuk berubah. ASN harus mampu beradaptasi, belajar, dan berinovasi agar pelayanan publik semakin cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Tahir selaku Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Kabupaten Fakfak.
Sementara itu, perwakilan dari Lembaga Pusaka Indonesia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Fakfak. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas aparatur di berbagai daerah melalui program pelatihan, pendampingan, dan bimbingan teknis yang berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Fakfak yang terus berinvestasi dalam peningkatan kapasitas SDM, khususnya para ASN. Melalui Bimtek ini, kami berharap peserta dapat memahami secara komprehensif bagaimana sistem informasi dapat digunakan untuk memperkuat perencanaan dan pengambilan keputusan daerah,” ujar Gok Manna Sinaga S.Si selaku Direktur Eksekutif Pusaka Indonesia.

Dalam sambutannya, Rendy Jaya Laksamana dari Kemendagri menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel.
“Melalui SIPD RI, seluruh proses perencanaan, penganggaran, dan pelaporan pembangunan daerah akan menjadi lebih terintegrasi dan mudah diawasi. ASN harus mampu beradaptasi dengan sistem ini agar kinerja pemerintah daerah semakin optimal,” ujar Rendy.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi penerapan sistem informasi pemerintahan, yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Dengan demikian, para ASN diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di unit kerja masing-masing.
Dengan terselenggaranya Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap dapat melahirkan aparatur yang profesional, responsif, dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah di masa mendatang. (ck, foto: ck)


















