BeritaInfoJitu, Jakarta — Semangat pemberdayaan ekonomi perempuan kembali digaungkan melalui acara workshop DANA SisBerdaya dan DisBerdaya @Semasa Piknik, sebuah kegiatan yang menghadirkan ruang belajar, kolaborasi, serta pengembangan kapasitas bagi para pelaku usaha perempuan dan wirausaha inklusif.
Program ini menjadi langkah nyata dalam mendorong UMKM agar semakin adaptif menghadapi perkembangan teknologi dan pasar digital.

Workshop ini menghadirkan berbagai sesi inspiratif yang membahas strategi pengembangan bisnis, pemanfaatan teknologi digital, penguatan merek, hingga pengelolaan usaha yang lebih berkelanjutan. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan, serta menggali berbagai peluang baru untuk mengembangkan bisnis mereka.
Melalui inisiatif SisBerdaya dan DisBerdaya, DANA bersama mitra kolaborasi berkomitmen membuka akses yang lebih luas bagi perempuan pelaku UMKM, termasuk perempuan penyandang disabilitas, agar mampu meningkatkan kemampuan bisnis dan memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari pertumbuhan usaha.
Suasana workshop berlangsung penuh antusiasme. Para peserta terlihat aktif mengikuti diskusi, berbagi cerita perjalanan usaha, serta mendapatkan wawasan praktis dari para mentor dan pelaku industri. Tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan bisnis, kegiatan ini juga memperkuat semangat kesetaraan dan inklusi dalam ekosistem ekonomi digital.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menghadirkan kesempatan yang setara bagi para pelaku usaha perempuan untuk berkembang, berinovasi, dan membawa bisnis mereka menuju level berikutnya,” ujar Olavina Harahap, Director of Communications DANA Indonesia.
Dengan adanya workshop DANA SisBerdaya dan DisBerdaya @Semasa Piknik, diharapkan semakin banyak UMKM perempuan yang mampu tumbuh lebih kuat, mandiri, dan siap bersaing di era digital. Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi, teknologi, dan pemberdayaan dapat menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif. (ck, foto: ck)















