BeritaInfoJitu, Jakarta – Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem industri pameran nasional melalui berbagai strategi baru. Dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, ASPERAPI memaparkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan ekspor, memperluas jaringan internasional, serta memperkuat sinergi dengan sektor terkait.
Ketua Umum ASPERAPI, Hosea Andreas Rungkat, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi pemerintah tidak memberikan dampak signifikan terhadap industri pameran. “Kami memahami pentingnya efisiensi ekonomi. Namun, pameran memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, inovasi, serta daya saing produk lokal di pasar global,” ujarnya.

Untuk mendorong industri pameran Indonesia agar lebih kompetitif di tingkat internasional, ASPERAPI mengusung lima strategi utama:
1. Mendorong Ekspor dan Kolaborasi Global
ASPERAPI menargetkan ekspansi pasar dengan menggandeng mitra internasional, khususnya dari Eropa. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi industri pameran serta sektor pariwisata Indonesia.
2. IBEX Indonesia 2025: Pameran Bertaraf Internasional
Salah satu agenda besar ASPERAPI tahun depan adalah penyelenggaraan IBEX Indonesia 2025 yang akan berlangsung pada November. Acara ini bertepatan dengan Annual General Meeting Asosiasi Federasi Pameran dan Konvensi Asia (AFPK) yang akan dihadiri oleh delegasi dari 19 negara, termasuk Malaysia dan Singapura.
3. Basis Data Industri Bersama Oxford University
Untuk mendukung kebijakan berbasis data, ASPERAPI menggandeng Oxford University dalam mengumpulkan dan menganalisis data industri pameran nasional. Hasil kajian ini akan menjadi referensi bagi pemangku kepentingan dalam memahami tantangan serta prospek industri ke depan.
4. Sinergi dengan Industri Perhotelan dan Pemerintah Daerah
ASPERAPI berkomitmen memperkuat kerja sama dengan sektor perhotelan dan pemerintah daerah guna meningkatkan dampak ekonomi dari penyelenggaraan pameran di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan okupansi hotel serta menggerakkan ekonomi lokal.
5. Pengembangan SDM Melalui Program Indonesia Youth Meets Thailand 2024
Dalam upaya mencetak generasi muda yang siap bersaing di industri pameran global, ASPERAPI akan menggelar program “Indonesia Youth Meets Thailand” pada Juli 2024. Program ini menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa dan pemuda Indonesia dalam memahami industri pameran internasional.
Dalam Musyawarah Nasional ke-12 yang baru saja digelar, ASPERAPI mendapat mandat untuk melanjutkan kepemimpinan selama dua tahun ke depan. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat peran Dewan Pimpinan Daerah (DPD), yang kini telah mencapai 17 cabang di berbagai wilayah Indonesia.

“Industri pameran memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan sinergi yang kuat antara pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat, kami optimis dapat membawa industri ini ke level yang lebih tinggi,” pungkas perwakilan ASPERAPI.
Acara ini menjadi momentum penting bagi para pelaku industri untuk memperluas jaringan, menjajaki peluang bisnis baru, serta memperkuat daya saing industri pameran Indonesia di pasar global.


















