BeritaInfoJitu, Jakarta – Setelah sukses memperkenalkan identitas musiknya lewat debut single sebelumnya, musisi berbakat asal Malang, Patrick Lesmana, kini kembali menggebrak industri musik tanah air. Patrick resmi merilis single keduanya yang bertajuk “Yabai”, sebuah karya eksplosif yang menggabungkan kompleksitas genre Progressive Rock dengan pengaruh kuat dari tren Japanese Temporary Fashion.
Judul “Yabai”—istilah slang Jepang yang dapat berarti “gila”, “keren”, atau “berbahaya”—menjadi representasi sempurna bagi komposisi lagu ini. Patrick mencoba mendobrak batasan dengan menyuguhkan struktur lagu yang dinamis, penuh kejutan ritmis khas prog-rock, namun tetap dibalut dengan estetika modern yang terinspirasi dari gaya hidup dan fashion temporer Jepang yang eksentrik.
Lagu ini bukan sekadar karya audio, melainkan sebuah pernyataan gaya hidup. “Yabai” merefleksikan bagaimana musik dan cara berpakaian adalah satu kesatuan ekspresi yang tidak bisa dipisahkan.
Dalam proses produksi single “Yabai”, gitaris yang sangat menggemari gitaris – gitaris dunia seperti Allan Holdsworth, Al di meola, Eric johnson, Ritchie blackmore dan lain – lain ini mengaku tidak menemui kendala yang berarti. Proses rekaman yang dilakukan di studio pribadinya “Suara Wibu Production” ini terbilang lancar.
Dalam proses produksinya, Patrick Lesmana tidak main-main. Ia menggandeng sosok senior di industri musik, Fransiskus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik, sebagai co-producer. Kehadiran Fransiskus Eko memberikan sentuhan matang pada aransemen “Yabai”, memastikan bahwa kompleksitas musik yang diusung tetap memiliki daya pikat yang kuat bagi pendengar musik luas.
”Kolaborasi ini adalah upaya untuk membawa standar baru dalam musik progresif di Indonesia. Patrick punya visi yang sangat tajam antara musik yang ia mainkan dan bagaimana ia mempresentasikannya secara visual,” ujar Fransiskus Eko.
Setelah merilis single “Yabai” ini, Patrick Lesmana berencana menampilkan komposisi musik dengan genre yang berbeda pada karya EP berikutnya,
“Saya tidak ingin terpatok satu genre saja, saya ingin menjadikan karya – karya solo saya sebagai sebuah kolase untuk menunjukan banyaknya repetoar yang saya dengarkan sehari – hari dan tidak berhenti di satu genre saja”, ujar Patrick.
Single dan EP “Yabai” karya Patrick Lesmana sudan bisa di simak diseluruh Digital Store Platform serta seluruh media sosial seperti Instagram feed dan story, Tiktok, Facebook dan lain – lain, sementara itu video visualizer nya bisa di tonton di Cadaazz Pustaka Musik Official Youtube Channel. (ck, foto: dok. pribadi)



















